Jakarta, Kamis 9/1/2020 – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan ada 5 program prioritas Kemenpora Tahun 2020-2024 dalam kegiatan Focus Group Discussion bersama sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan di Ruang Rapat Lantai 3, Kantor Kemenpora, Jakarta. Adapun tema yang diambil dalam kegiatan tersebut yaitu “Optimalisasi Peran Pemuda Dalam Penguatan Integrasi Nasional”.

Fokus pertama Kementerian Pemuda dan Olahraga yang disampaikan Menpora adalah perbaikan tata kelola, penyederhanaan regulasi, penyesuaian birokrasi, dan peningkatan kecepatan pelayanan publik. Kedua, pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Ketiga, Penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan pemuda. Lalu, keempat, pemasalan dan pemasyarakatan olahraga yang menimbulkan kegemaran untuk hidup lebih sehat dan bugar di kalangan masyarakat. Kelima, yaitu pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi atlet yang terencana dan berkesinambungan.

“Secara keseluruhan, kita melakukan itu. Tentunya, ke depan tantangan kita semakin berat. Pemuda kita harus siap untuk itu, berkontribusi. Kita dorong pemuda kita agar mempunyai daya saing. Persaingan ke depan makin kuat, jadi kita harus bisa meningkatkan inovasi dan kreativitas,” kata Menpora.

Dijelaskan Menpora, Kemenpora terus menyiapkan potensi-potensi pemuda di tanah air. Ini untuk memastikan pemuda di Indonesia bisa bersaing dan mandiri serta harus siap untuk menghadapi bonus demografi.

“Kemenpora terus menyiapkan potensi pemuda, siap menghadapi persaingan. Mau nggak mau kita berhadapan dengan bonus demografi. Oleh sebab itu, kita mendorong program ini. Kegiatan diskusi ini penting, untuk bisa kita saling bertukar pikiran sehingga kita bisa menemukan suatu model bagaimana ke depan bisa menghadapi tantangan itu,” terang Menpora.

Menurutnya, penguatan ideologi, itu penting. Salah satunya, pemanfaatan media sosial agar setiap individu bisa menyiarkan kebaikan.

“Penguatan ideologi mesti didorong, sebab media sosial sangat luar biasa, memanfaatkan dengan baik. Kampanyekan hal-hal positif di media sosial,” sebutnya.